Buat SuAmI..

When we first met, I fell in love with you. I knew right then you were the only one for me. As time goes by, our love grows stronger still. You're the most amazing man I ever knew. The place I want to be is close to you. There’s ecstasy and peace in your embrace. I know that I can cope with what life brings as long as I wake up to see your face.Thank you my treasured and cherished love. Your loving and caring have made our marriage a blissful adventure of two! Thanks Love.

together forever til jannah

Daisypath Anniversary tickers

♥SoPhea AdriANNa♥

Lilypie Third Birthday tickers

♥sOpHEA aLEESya♥

Lilypie Second Birthday tickers
bila tiada yang baik untuk diucapkan.
maka diamlah.
itu lebih baik dari bicara yang sia-sia.

sama seperti berbicara,
bila tiada yang bermanfaat dan berfaedah untuk ditulis dan dikongsikan,
maka diamkanlah jemarimu.
sepi dari catatan.
itu lebih baik daripada menulis perkara yang sia-sia.

Tuesday, May 18, 2010

mAsJId tERApUNg dI laUt MEraH..;D

salam lama ninie x bloging..kemalasan menulis kemelandaan..ada yg lebih penting sedang di usahakan nie..hehehe..yang pasti membahagiakan..:)..jom kite lepak LAUT MERAH...best sgt disini tau...laut paling indah pernah saya jejaki...bayunya lembut..anginnye sepoi2 bahasa..;p

ni last day kami di Makkah..selepas tawaf wada' kami memulakan perjalanan meninggalkan Tanah Suci..sedih sgt sebab hati berat nak tinggalkan tempat nie..

tghari tu kami singgah ke Masjid Terapung di Laut Merah..laut paling cantik pernah ninie jejak..:)..angin dia sejukkkkkkkkk sangat..yang paling best di sini kami solat sambil di hembus bayu laut..:)solat kami di depan laut..bayu nyer ya allah seronok sgt..walau nampak panas terik tp langsng x panas tau...mesti korang tau tentang kisah nabi membelah laut..di sini laa tempatnye...subhanallah lautnyer biru dan jernih sekali..:)

Dan (ingatlah), ketika kami belah laut untukmu, lalu kami selamatkan kamu dan kami tenggelamkan (Fir’aun) dan pengikut-pengikutnya sedang kamu sendiri menyaksikan (QS 2:50).Dan kami memungkinkan Bani Israil melintasi laut, lalu mereka diikuti oleh Fir’aun dan bala tentaranya, Karena hendak menganiaya dan menindas (mereka); hingga bila Fir’aun itu Telah hampir tenggelam berkatalah dia: “Saya percaya bahwa tidak ada Tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israil, dan saya termasuk orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)” (QS 10:90).Dan Sesungguhnya Telah kami wahyukan kepada Musa: “Pergilah kamu dengan hamba-hamba-Ku (Bani Israil) di malam hari, Maka buatlah untuk mereka jalan yang kering dilaut itu[933], kamu tak usah khawatir akan tersusul dan tidak usah takut (akan tenggelam)”. (QS 20:77)Maka Fir’aun dengan bala tentaranya mengejar mereka, lalu mereka ditutup oleh laut yang menenggelamkan mereka. (QS 20:78)Lalu kami wahyukan kepada Musa: “Pukullah lautan itu dengan tongkatmu”. Maka terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahan adalah seperti gunung yang besar. (QS 26:63)

Anda mungkin masih ingat dengan kisah Nabi Musa yang bersama kaumnya diperintahkan oleh Allah untuk meninggalkan Mesir. Ketika telah sampai di tepi Laut Merah, Allah memerintahkan Nabi Musa untuk memukulkan tongkatnya hingga laut luas yang berada di hadapan mereka terbelah membentuk jalan dengan dua dinding air yang tinggi. Pernahkah anda membayangkan betapa dahsyatnya kejadian tersebut?


Baiklah, sekarang mari kita coba untuk melihat lebih jauh ke lokasi tempat Nabi Musa dan para pengikutnya menyeberang menurut para ahli tersebut. Lokasi penyeberangan diperkirakan berada di Teluk Aqaba di Nuwaybi. Kedalaman maksimum perairan di sekitar lokasi penyeberangan adalah 800 meter di sisi ke arah Mesir dan 900 meter di sisi ke arah Arab. Sementara itu di sisi utara dan selatan lintasan penyeberangan (garis merah) kedalamannya mencapai 1500 meter. Kemiringan laut dari Nuwaybi ke arah Teluk Aqaba sekitar 1/14 atau 4 derajat, sementara itu dari Teluk Nuwaybi ke arah daratan Arab sekitar 1/10 atau 6 derajat. Jarak antara Nuwaybi ke Arab sekitar 1800 meter (menurut peta dari MSN Encarta bahkan sekitar 10 km). Lebar lintasan dimana laut terbelah diperkirakan 900 meter.


Dapatkah anda membayangkan berapa gaya yang diperlukan untuk dapat menyibakkan air laut hingga memiliki lebar lintasan 900 meter dengan jarak 1800 meter pada kedalaman perairan yang rata-rata mencapai ratusan meter untuk waktu yang cukup lama mengingat pengikut Nabi Musa yang menurut sejarah berjumlah ribuan? (menurut tulisan lain diperkirakan jaraknya mencapai 7 km, dengan jumlah pengikut Nabi Musa sekitar 600.000 orang dan waktu yang ditempuh untuk menyeberang sekitar 4 jam).
Menurut sebuah perhitungan diperkirakan diperlukan tekanan (gaya per satuan luas) sebesar 2.800.000 Newton/m2 atau setara dengan tekanan yang kita terima jika menyelam di laut hingga kedalaman 280 meter. Atau jika kita kaitkan dengan kecepatan angin, maka akan melebihi kecepatan angin pada saat terjadi Hurikan. Atau jika mengacu kepada perhitungan seorang pakar dari Rusia yang bernama Volzinger, diperlukan hembusan angin dengan kecepatan konstan 30 meter/detik (108 km/jam) sepanjang malam. Sungguh dahsyat bukan? Allah Maha Besar.


6 comments:

  1. tengok gambar pun ..cantik sgt..

    ReplyDelete
  2. lawa dan muhasabah diri :)

    ReplyDelete
  3. sayang untung kamu dapat ke sana :)

    ReplyDelete
  4. adoii jelesnye tgk ninie dah pegi jejak kaki kat tanah suci.. cantik plak tu gambar2 kat sana.

    ReplyDelete
  5. semoga kamu dapat temui ketenangan dan keberkatan

    ReplyDelete
  6. Sebenarnya...catatan dan gambar2 ni yg akak tunggu2 bila dpt tau hang nak menunaikan umrah..
    Tp sampai dh terlupa ler pulak. Nasib baik hang mai jengok blog akak..hehe..baru tingat balik!! adoii aii..dh tua cenggini ler..kekeke

    ReplyDelete

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَ‌جِنَا وَذُرِّيَّـٰتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَٱجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا