Buat SuAmI..

When we first met, I fell in love with you. I knew right then you were the only one for me. As time goes by, our love grows stronger still. You're the most amazing man I ever knew. The place I want to be is close to you. There’s ecstasy and peace in your embrace. I know that I can cope with what life brings as long as I wake up to see your face.Thank you my treasured and cherished love. Your loving and caring have made our marriage a blissful adventure of two! Thanks Love.

together forever til jannah

Daisypath Anniversary tickers

♥SoPhea AdriANNa♥

Lilypie Third Birthday tickers

♥sOpHEA aLEESya♥

Lilypie Second Birthday tickers
bila tiada yang baik untuk diucapkan.
maka diamlah.
itu lebih baik dari bicara yang sia-sia.

sama seperti berbicara,
bila tiada yang bermanfaat dan berfaedah untuk ditulis dan dikongsikan,
maka diamkanlah jemarimu.
sepi dari catatan.
itu lebih baik daripada menulis perkara yang sia-sia.

Wednesday, July 23, 2008

bERIKaN aKU dIArI


Kadang-kadang sesuatu yang tidak diminta berlaku dalam hidup, bagaikan tetamu tidak diundang, hadir dalam hidup kita, mengubah keadaan dan menjadikan hidup ini penuh getar, barangkali berupa kejutan.

Barangkali ini soal takdir dan kepayahan merupakan suatu hukum hidup yang wajib diterima, semestinya, tidak perlu dirungut dan ditempelak dengan kata-kata bahawa keadilan tidak pernah ada dalam hidup ini.

Keadilan ..ah.., tidak bermaksud untuk menyelongkar dan membongkar perihal hidup kita sebelum ini, perihal DIRImu, maksudku, tidak perlu menjadi topik kata-kata jika hanya menyakitkan hati

Bukankah hati yang sakit merupakan racun paling bisa yang membunuh segala kewarasan dan kecekalan, sekadar menaburkan benih kebencian yang bermaharajalela menjadi dendam kesumat.

Sebelum pergi terlalu jauh untuk mengatakan perihal dendam dan kecewa, sakit hati dan luka perasaan. Hidup bukan untuk mengemis simpati sesiapa, melainkan untuk berusaha pada tahap paling tinggi.

Semakin nakal

Bukankah emas lambang kemewahan, juga kecantikan dan keindahan dengan cara dan tata sendiri, sedang padi juga lambang kejayaan hidup yang rajin dan cekal mengharung bahang mentari yang tidak pernah memilih sesiapa pun untuk dilindungi.

Bahagia hidup ini andai kita mahu hidup dan menjayakannya dengan kerajinan, bukan simpati yang hanya mengundang sudut pandang hina dan kata-kata nista.

Sebenarnya, semakin hampir musimnya banyak perkara yang merisaukan menerjah dalam ruang perasaan, amat menggamit bagaikan kehadiran yang tidak boleh disangkal, dan kerisauan itu punya sebab dan sewajarnya menjadi suatu kebimbangan.

Barangkali ini resah perasaan bahawa hidup mempunyai debar dan getar sendiri, tentang hari-hari suram yang mahu diubah menjadi cerah, ceria dan suka, tentang kudrat dan bakti kepada tanah memberikan hasil yang diidam.

Mereka tak perlukan keluh-kesah dunia. Mereka tak perlukan bias-bias hidup yang mendera.Mereka tak gundah terhadap keperluan-keperluan memaksa.

Wednesday, July 16, 2008

ThE BesT daMN thINg..;P


sorry for not updating regularly, you may think im busy or trying to cope with royals of the house, but no. to be frank, im actually running out of idea of what to write. people will make their way to the current high oil price in Malaysia or uero matches predictions or even who's gonna win this year MTV best entertainer. you bet, but im not into em at all.

heheheheh..my weekend was soooooo gud...thanks bee..thanks mama treat me like ur daughter...im heppy i got 2 lil sweet and lovely mother..;p..love both of u...;)

can describe how happy ia m to da world...hope dia will last longer dear...;p
only this can describe us..;)

Waking up I see that everything is ok
The first time in my life and now it's so great!
Slowing down I look around and I am so amazed
I think about the little things that make life great
I wouldn't change a thing about it
This is the best feeling

This innocence is brilliant, I hope that it will stay
This moment is perfect, please don't go away, I need you now
And I'll hold on to it, don't you let it pass you by

I found a place so safe, not a single tear
The first time in my life and now it's so clear
Feel calm I belong, I'm so happy here
It's so strong and now I let myself be sincere
I wouldn't change a thing about it
This is the best feeling

This innocence is brilliant, I hope that it will stay
This moment is perfect, please don't go away, I need you now
And I'll hold on to it, don't you let it pass you by

It's the state of bliss you think you're dreaming
It's the happiness inside that you're feeling
It's so beautiful it makes you wanna cry

It's the state of bliss you think you're dreaming
It's the happiness inside that you're feeling
It's so beautiful it makes you wanna cry

It's so beautiful it makes you want to cry

This innocence is brilliant, it makes you want to cry
This innocence is brilliant, please don't go away
'Cause I need you now
And I'll hold on to it, don't you let it pass you by

This innocence is brilliant, I hope that it will stay
This moment is perfect, please don't go away, I need you now
And I'll hold on to it, don't you let it pass you by

bErIta bUAT teMAn


salam....

Hidup perlu realistik, hakikat yang dia pelajari. Suatu keadaan hidup yang berbeza berbanding sebelum menjejak kaki keluar dari tanah leluhur dulu, tatkala membawa misi peribadi dan keluarga untuk menyambung pelajaran
Mengungkit
Ya, mereka tidak berkata apa-apa pun mengenainya, tidak pernah mengungkit perihal harapan hidup terhadapnya yang sudah lama berakhir, bahawa perubahan dalam hidupnya merupakan kebaikan kepada mereka.
Jika hidup ini suatu buku cerita, kini dia pulang untuk mengulang buku cerita itu dari huruf ke huruf, dari kata ke kata, dari ayat ke ayat dan menyusur setiap halaman demi halaman.
Ketetapan alam sememang sudah tersedia, hutan dan cerun, payah dan daratan yang terbentang di depan mata, sememangnya kewujudan yang tersedia untuk diteroka, kehidupan yang bagaikan kertas putih untuk diukir dan dicorak mengikut bijaksana sebagai manusia
Sekilas ikan di dalam air, tidak terlalu sukar untuk menduga niat terkandung pada hasrat untuk berbakti, dan anak-anak tanah leluhur tiba-tiba kehidupan mereka mendapat ancaman baru, bagaikan suatu kedatangan kuasa luar mahu menjarah dan memusnahkan hidup mereka.
Suatu ancaman yang benar yang mereka sendiri tidak pasti apakah ia ancaman dalam erti kata sebenar, atau mereka sekadar membuat falasi dengan pelbagai debat tentang kemungkinan dan hukum sebab akibat.
Keributan tiba-tiba berlaku, bahawa suatu kepulangan yang dipandang dingin dan sepi hakikatnya mencetuskan suatu kegemparan yang bagaikan gempa kecil, cukup untuk mencetuskan gelombang resah, bagaikan seseorang duduk di atas suatu punca bahang panas.
Mereka sebelum ini tidak pernah memandang serius atau mahu mempeduli kepulangan dia sebelum ini, melainkan bahawa kepulangannya tidak lebih setinggi terbang bangau yang kemudiannya akan hinggap di belakang kerbau, atau umpama seekor seluang yang sudah puas menempuh kehidupan di semua lubuk dan air cetek, pada akhir kembali ke lubuk asal.
Dia merasakan, anak-anak leluhur telah menanamkan suatu dogma ketakutan dalam diri masing-masing tentang orang sepertinya dianggap sudah mempunyai set perlakuan atau tindakan tertentu, suatu rasa percaya yang terlalu mudah dan mungkin amat klise.
Maka sebab itu dia menyoal kembali, jika dia melakukan suatu kesalahan, atau dosa sekali pun, ia tidak menjejaskan orang lain di kampung halaman, dia akan menanggung kesalahan dengan penuh akur dan rasa tanggungjawab, atau dihukum atas perlakuan berdosanya.
“Mereka tidak perlu bimbang,” katanya, dan menambah, mereka perlu menikmati hidup ini dengan sebaik-baiknya dan bukan menanam rasa gundah dan resah dalam hati dan hidup masing-masing, sesuatu yang baginya nyata sia-sia.
Bukankah kemasyarakatan mereka diasaskan secara unik oleh sistem kehidupan dengan nilai dan kepercayaan sendiri, yang bersifat khusus dan tertentu, dan kepulangannya lebih merupakan kemasukan suatu anasir dengan sifat tersendiri.
biarlah kebaikan dengan halanya sendiri dan membuktikan nilai sebenar kebaikan melalui setiap perlakuan dan perbuatan, bahawa setiap yang baik akan terserlah pada akhirnya.
Kebaikan kadang-kadang merupakan kilauan permata yang tersembunyi dan papa suatu ketika nanti, kecantikannya pasti ditemui, lalu ketika itu akan dihargai dan menjadi begitu amat berharga.
Katanya, tidak dia mengingini kehidupan ini jika semata-mata untuk mementingkan diri sendiri, melupakan keluarga, saudara-mara dan sahabat-handai dan kemasyarakatan ini.

Thursday, July 10, 2008

..tAkE mE tO yOUr HeaRt..


hye..juz feeling lurvly dis morning..;p
dunno why..but im live my life to the fullest...
my heart feel lots of lurv today..

sometimes a lyrics expalin everything bout ur feelin doesn't it??
hehehehe..

lurv u dear for making me felt dis happiness...

Hiding from the rain and snow
Trying to forget but I won't let go
Looking at a crowded street
Listening to my own heart beat

So many people all around the world
Tell me where do I find someone like you girl

Take me to your heart take me to your soul
Give me your hand before I'm old
Show me what love is - haven't got a clue
Show me that wonders can be true

They say nothing lasts forever
We're only here today
Love is now or never
Bring me far away

Take me to your heart take me to your soul
Give me your hand and hold me
Show me what love is - be my guiding star
It's easy take me to your heart

Standing on a mountain high
Looking at the moon through a clear blue sky
I should go and see some friends
But they don't really comprehend

Don't need too much talking without saying anything
All I need is someone who makes me wanna sing

Tuesday, July 8, 2008

..SeHArI dI 2008..

Kata-kata sebagaimana sifatnya apabila dilafazkan untuk menyatakan pendirian sendiri lebih berupa suatu pertentangan, memadai untuk menjadi alasan akan adanya perasaan lain yang terluka dan kecewa.

Sukarnya menjaga perasaan pihak lain sama seperti sukarnya untuk menjaga diri sendiri, apatah lagi memikirkan perlunya berbuat kebaikan sesama manusia, tidak sengaja mencetuskan pertentangan yang membawa kepada permusuhan.
Apatah lagi pihak yang terbabit amat perlu bagi menjaga hubungan yang baik, sentiasa harmoni bukan untuk saling hormat, lebih daripada itu hubungan baik dan rapat membawa faedah bersama.

Menerima dan menolak tiba-tiba menjadi persoalan utama dalam hidupnya, pilihan yang menentukan masa depan hidup; pilihan yang sama berat dan penting, sama sukar apabila antara dua pilihan itu ada kepentingannya sendiri.

Dia selalu memikirkan kejayaan bukan suatu yang dianugerahkan kepada seseorang yang berjaya, melainkan ia merupakan usaha, dedikasi dan kesungguhan terhadap usaha itu sendiri.

Lantas, dia merasakan suatu keyakinan dalam hidupnya biarpun berada di tanah leluhur dirasakan suatu yang amat asing, bahawa setiap langkah perlu dilakukan, biarpun hanya meninggalkan satu atau dua jejak di denai waktu.

Selama ini pun dia menempuh hidup dalam kekurangan, serba-serbinya dilakukan bermula daripada angka kosong, hanya berbekalkan semangat anak muda untuk berjaya, kejayaan yang digerak daripada perasaan takut akan kegagalan.

Selepas beberapa musim dia merasakan, di sebalik usia yang semakin tua, dia merasakan semangatnya masih tinggi dan cita-citanya menikmati kejayaan di tanah leluhur sentiasa hidup bagaikan api marah yang membakar dalam dirinya.

Bahawa kegagalan akan menjadi suatu kematian hidup dan menjadi suatu keaiban yang tidak boleh diampun. Dia bersedia untuk menempuh kegagalan selepas berusaha, sedia untuk terus berusaha tanpa jemu jika kejayaan harus dicapai selepas melakukan usaha secara berulang.

“Aku akan bermula pada satu garis untuk terus berlari tanpa mahu menemui garisan penamat,” ikrarnya dalam tekad dan semangat.

++..iNerSia..++

Fikirnya, acapkali bahawa kepulangannya perlu mempunyai sasaran dan tujuan tertentu yang akan menjadi makna kejayaan dalam hidupnya, lebih bermakna daripada perkara dalam kehidupan.

Jika tanpa tujuan dan sasaran tertentu jadi apakah makna hidupnya sendiri, bagaikan mengharung lautan dengan perahu kecil tanpa layar, kemudi atau pendayung, semata-mata mengikut arus lautan dan lambungan ombak dengan harapan akan dibawa ke destinasi.

Ini bukan cerita apabila seseorang mencampak botol berisi sekeping nota atau surat seperti yang dibuat oleh para pelaut yang sesat, atau sesiapa sahaja dengan harapan, botol berisi surat atau nota mengenai apa sahaja akan tiba di suatu daratan lain dan diterima oleh seseorang.

Tidak, ini perjalanan dengan tujuan dan makna tertentu, bukan untuk diri sendiri, ia untuk tujuan dan makna lain. Di tanah leluhur kejayaan boleh ditempa biarpun jalan mendaki lebih sukar, lebih berhalangan dan tidak mustahil, dia akan ditimpa kegagalan yang akhirnya, meletakkan diri dalam kekecewaan.

Katanya, dia tidak mahu kecewa, suatu yang dinyatakan dengan tegas bahawa kegagalan tidak ada dalam kehidupannya kini, melainkan setiap usahanya mesti berakhir dengan kejayaan.

Hidup ini tidak mudah, dia mahu tekankan dalam hidup sebagai ingatan bahawa dia perlu berusaha jika tidak mahu gagal dan hanya mengecap rasa kecewa dan dicap sebagai lebai malang.

Alangkah aib jika diandai sebagai seorang yang gagal dan malang, tentu hina manusia yang diberi peluang untuk melakukan sesuatu hanya berkahir dengan kegagalan, berkesudahan dengan kekecewaan.

Katanya, dia boleh melakukan dengan memiliki kelebihan tertentu, suatu yang boleh digunakan dengan sebaik mungkin, kelebihannya tidak ada pada orang lain untuk menembusi kelompok masyarakatnya.

Dia mahu menyatakan sebaliknya apabila menyedari kata-katanya bagaikan pancungan pedang tajam terhadap hati yang sedang teruja, bahawa dia punya perancangan sendiri, ada hala tuju untuk diredah

Friday, July 4, 2008

SuaRA HAti KAMi


Tidak ada siapa yang tahu masa depan dirinya, atau masa depan orang lain, atau menjadi Nostradamus yang mampu melihat kehidupan dengan segala bayangan, tanda dan simbol hanya dengan membuat tafsiran.

Dia beranggapan mengetahui masa depan tidak menjadi suatu yang penting, melainkan menyediakan diri untuk melalui hidup untuk hari ini, esok, lusa dan hari-hari seterusnya.

Pedulikan segala ramalan, sedang selama ini dia berupaya melalui hidup ini tanpa mempedulikan apakah yang bakal berlaku dalam hidupnya selepas setiap suatu detik, saat atau ketika.

Sama seperti pada suatu ketika dulu dia tidak pernah mengetahui bahawa hidupnya bertukar pegangan dan kepercayaan, hanya disebabkan beberapa perkara tertentu yang begitu memberikan kesan dalam hati, sesuatu yang benar-benar menyentuh perasaan.

Hakikatnya, dia tidak pernah tahu bahawa itulah kehidupan yang dipilih
Kali ini dia berpegang kepada doa dan menggantung harap pada yang paling tinggi dan berkuasa dalam semesta ini, memberikan kekuatan dan keyakinan untuk menempuh hidup dengan yakin.

Itu harapan terakhir katanya, dan dia berasa amat yakin untuk mencipta kejayaan sama ada ia sebesar titik, ia tetap merupakan kejayaan, jauh lebih bermakna daripada tidak berusaha, atau hidup dengan jiwa kecil dan pesimis.

Tidak mungkin dia menjadi sekerdil jiwa manusia sedangkan segala kegagalan dan kejayaan tetap puncanya datang daripada satu ketentuan dan ketetapan, dan paling penting adalah berusaha dan bekerja untuk mencapai kejayaan.

Halangan katanya, dia boleh menjangkakan perkara sedemikian, lantas tidak perlu berasa terkejut atau tergamam, dan sebagai orang berakal sewajarnya sudah menjangkakan perkara sedemikian.

Jaya atau gagal, ia bukan perkara penting dan besar. Perkara penting yang menjadi peraturan hidup adalah, berusaha.

sesuatu ynag sukar untuk dimengerti kadangkala harus diteruskan tanpa mingikut kata hati..yang pasti aper yang terjadi tidak terletak pada garis panduan diri tetapi sesuatu yang aku yakin dan pasti..

jangan di lontarkan kata2 dan harapan pada sesuatu yang tidak mungkin akan kita miliki lagi..aku individu yang masih punya hati..masih punya iman dalam diri..kata2mu tidak memberi kesan andai itu yang kau cari dariKU lagi..

pengamatan mata hati, pertuturanmu hanya mainan emosi, tiada fakta yang dapat merubah aper yang telah terjadi..fikirlah dengan hati..jangan di laungkan kata2 yang kamu sendiri tidak PASTI..

Kebenaran di depan mata..terima dengan REDHA andai benar kau yakin yang diriMU telah dewasa..jangan hanya bijak melontar kata yang akhirnya memakan jiwa menghancurkan rasa..aku tiada dendam pada siapa saja..Kau seharusnya lebih mengerti QADA & QADAR ALLAH..

bersyukur dengan nikmat yang di beri bukan hanya riak dan hidung tinggi..setinggi mana jua kau pergi..tiada beza dan kesannya pada hati kami..doaku moga kau bahagia dengan aper yang kau miiki..dan ku pohon pergi jauh dari hati dan jiwa kami....

KAMI HANYA PERLU ALLAH DALAM BIMBINGAN SEHARI2 DALAM HIDUP INI....
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَ‌جِنَا وَذُرِّيَّـٰتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَٱجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا